Ajari Anak Kita dengan Adab-adab Islami (1)

Written by abu hanah on 12 January 2010 – 4:38 pm -

Setiap muslim harus berusaha membiasakan anak-anaknya mengamalkan adab-adab Islami sejak dini. Diantaranya adab ketika bertemu, adab makan dan minum, adab ketika bersin dan menguap, serta adab tidur yang sesuai sunnah. Bila sejak kecil anak-anak telah dibiasakan dengan adab-adab Islami, Insyaallah itu akan membekas dalam dirinya dan kebiasaan itu akan dibawa hingga dewasa.

Adab Ketika Bertemu

Ajarilah anak untuk mengucapkan salam saat bertemu dengan teman atau saudaranya sesama muslim, juga ketika masuk rumah atau bertamu (ed-yakni dengan ucapan Assalamu’alaikum). Menyebarkan salam, selain mendatangkan pahala yang besar di sisi Allah, juga menumbuhkan rasa cinta dan kasih sayang. Rasulullah bersabda: “Maukah kutunjukkan suatu perkara yang jika kalian mengerjakannya akan saling mencintai? Yaitu sebarkanlah salam di antara kalian. “ (Riwayat Muslim).

Ajarkan pula padanya, jika Rasulullah menganjurkan agar yang lebih muda lebih dahulu mengucapkan salam kepada yang lebih tua.

Jangan lupa pula mengajari anak untuk selalu menjawab salam, karena Allah berfirman, “ Apabila kamu diberi penghormatan dengan sesuatu penghormatan, maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik dari padanya, atau balaslah penghormatan itu (dengan yang serupa). Sesungguhnya Allah memperhitungankan segala sesuatu.” (An-Nisaa’: 86)

Adab Makan dan Minum

Anak muslim juga harus diajari adab makan dan minum sejak dini. Beberapa hal yang harus diajarkan antara lain:

1.  Memulai dengan bismilah, menggunakan tangan kanan, dan mengambil makanan yang terdekat

Sebagaimana sabda Rasulullah saat menasihati Umar bin Abi Salamah, “Hai anak, ucapkan bismillah, makanlah dengan tangan kanan, dan ambillah yang terdekat.” (Riwayat Bukhari dan Muslim). Jelaskan pada anak, jika makan tanpa dimulai dengan bismillah, maka setan juga ikut makan bersama kita.

Jelaskan juga bahwa anak shalih harus makan dengan tangan kanannnya agar tidak menyerupai setan yang makan dengan tangan kirinya. Rasululllah bersabda, “Janganlah salah seorang dari kalian makan dan  minum dengan tangan kirinya, karena setan makan dan minum dengan tangan kirinya.” (Riwayat Bukhari).

Bila lupa membaca bismillah di awal makan, hendaknya membaca: “bismillahi awwalahu wa akhiruhu” yang artinya, “Dengan menyebut nama Allah pada awal dan akhirnya.”

2.  Jangan mencela makanan

Kadang ada anak yang suka mencela makanan jika tidak menarik hatinya. Anak seperti itu harus dinasihati, misalnya dengan kalimat: “Nak, jangan mencela makanan. Jika engkau suka, makanlah. Jika tidak, tinggalkanlah, lain kali ibu buatkan yang engkau suka. Bersyukurlah Allah sudah memberi kita rizki berupa makanan ini. Anak shalih tidak boleh mencela makanan.”

Setelah itu, ingatkan anak tentang hadist dalam Shahihain dari Abu Hurairah yang berkata, “Rasulullah tidak pernah mencela makanan sama sekali. Bila beliau suka, maka beliau memakannya, tetapi bila tidak suka, maka beliau tinggalkan.” (Riwayat Bukhari dan Muslim).

3.  Bila makanan terjatuh, ambillah dan hilangkan kotorannya

Rasulullah bersabda, “Bila jatuh makanan salah seorang dari kalian, maka hendaknya dia mengambilnya lalu menghilangkan kotoran yang menempel  padanya, lalu memakannya. Janganlah dia meninggalkan makanan itu untuk setan, dan jangan pula dia mengusap tangannya dengan sapu tangan sebelum dia menjilati jemarinya, karena dia tidak tahu di bagian makanan yang mana berkah berada.” (Riwayat Muslim).

4.  Bila sudah selesai makan ucapkan alhamdulillah.

5.  Apabila minum jangan sambil bernafas

Saat minum, kadang ada anak yang mengeluarkan nafas dari hidung dan mulut di dalam gelas. Perbuatan ini hendaknya dilarang. Rasulullah bersabda, “Bila salah seorang dari kalian minum, maka jangan bernafas di dalam gelas.” (Riwayat Bukhari dan Muslim).

6.  Jangan makan dan minum terlalu banayak

Ajarilah anak untuk makan sekedarnya saja, karena Rasulullah bersabda, “Tidaklah anak Adam memenuhi sebuah bejana yang lebih jelek dari perutnya sendiri. Sudah cukup baginya jika dia makan yang dapat menegakkan tulang sulbinya. Tetapi bila tidak bisa, maka sepertiga untuk makan, sepertiga untuk minum, dan sepertiga untuk nafas.” (Riwayat Tirmidzi).

Beberapa adab makan dan minum yang harus dimengerti anak di antaranya mencuci tangan sebelum makan; makan dan minum sambil duduk; jangan meniup makanan yang panas; dan minum sedikit demi sedikit, tidak minum sekali telan.


Tags: , , , , ,
Posted in Pendidikan Anak | No Comments »

Leave a Comment

RSS