Mas EDi: Masalah Besar Laki-laki

Written by abu hanah on 28 October 2009 – 6:18 am -

Di antara salah satu tujuan pernikahan adalah memelihara kemaluan dan memiliki keturunan. Kedua hal tersebut jika diringkas dalam satu kata yakni kebutuhan SEKS. Walaupun bukan satu-satunya tujuan pernikahan, jika ada gangguan dalam pemenuhannya, baik pada salah satu pihak (pihak suami atau istri) atau kedua-duanya, bisa mengancam keberlangsungan biduk rumah tangga. Nah, daripada itu, ada baiknya kita mempelajari permasalahan di seputar seks, tentunya dari orang yang ahli dan dapat dipertanggungjawabkan. Dan mengawali pembahasan, kami sajikan sebuah pertanyaan tentang masalah Ejakulasi Dini yang dijawab oleh dr. Insan Agung Nugroho*. Mari, dipelajari (dan diamalkan).

Pertanyaan

Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh

Dokter,saya mengalami Ejakulasi Dini (EDi) dan posisi MR. P kalau ereksi ke bawah. Yang saya mau tanyakan obatnya apa dan apakah bisa disembuhkan ? Dan apakah karena posisi ke bawah itu mengakibatkan kesakitan pada pasangannya ? Umur saya sekarang 41 tahun. Dan doa apa yang harus saya baca untuk mencegah perceraian. Saya sekarang mulai lagi puasa Daud & Sholat tahajud. Insya Allah. Sebelumnya saya ucapkan terima kasih. Semoga dengan konsultasi dengan pak Dokter, Allah subhanahuwata’aala menjadikan keluarga saya keluarga sakinah, mawadah dan warrahmah. Amin. (Bpk Tn)

Jawaban

Sepaham saya EDi (Ejakulasi Dini) itu lebih banyak dipengaruhi masalah psikologis, bukan anatomis. Jadi kondisi Mr.P yang mengarah ke bawah saat ereksi itu tidak begitu berpengaruh banyak dalam terjadinya EDi. Juga kondisi Mr.P yang seperti itu sebenarnya tidak menyebabkan kesakitan, karena di dalam vagina itu lebih banyak area G-spotnya yang kalo dirangsang justru akan menyenangkan pasangan.

Disini sebenarnya lebih banyak kendala psikologis yang berperan. Bapak merasa dgn kondisi Mr.P yang spt itu menyebabkan masalah, sehingga memikirkan yang bukan-bukan. ED sendiri definisinya yang baku gak ada yang pas. Karena kata “dini” itu terkait dgn orgasme pihak istri. Jika isteri bisa orgasme dalam satu menit, maka suami ejakulasi dlm dua menit gak masalah.

Yang jadi masalah adalah jika ternyata isteri orgasmenya butuh waktu lama. Hal ini sebenarnya bisa diatasi dengan foreplay yang intens. Wanita memiliki area-area yang jika diraba dan dirangsang akan menghasilkan reaksi seksual yang hebat. Sedangkan selama ini laki-laki selalu terfokus untuk koitus (hubungan kelamin) saja, dan mengabaikan foreplay. Jika foreplay cukup, maka koitus satu menit saja si isteri bisa orgasme. Tapi jika pinginnya langsung main tembak, maka biasanya si laki yang lebih dulu ambruk.

Foreplay ini sunnah, dan diperintahkan Nabi saw. Nabi membahasakannya dgn istilah “utusan”, yakni bercanda dan bercumbu. Kemudian bersikaplah terbuka di dalam membicarakan masalah ini dengan isteri. Toh menikah itu tujuannya ibadah, bukan melulu masalah seksual. Keterbukaan ini maksudnya keterbukaan dalam hal membicarakan kendala-kendala hubungan seksual itu. Bukan hal tabu kok bicara seks dengan isteri. Bahkan berkomunikasilah, area mana yang banyak memberikan rangsangan terhadap isteri, shg kedua pihak bisa terpuaskan.

Mengenai doa, gak ada doa khusus. Perbaiki sajalah hubungan suami isteri. Pahamkan hak dan kewajiban masing-masing. Jika sudah paham itu, perceraian bisa dihindarkan. Sedangkan apakah ada obatnya atau tidak (ttg Mr. P yang tegak ke bawah), harus dilihat secara anatomis. Adakah kelainan secara anatomis? Jika ada maka terapinya bukan obat.

Demikian sedikit jawaban dari saya, semoga membantu.

Dikutip dari blog dr. Insan Agung Nugroho (blogger pitutur.net dan pengasuh Forum Kesehatan pada habbatsonline.com) dengan sedikit perbaikan.



Tags: , ,
Posted in Kesehatan Keluarga, Ranjang Pasutri | 3 Comments »

3 Comments to “Mas EDi: Masalah Besar Laki-laki”

  1. murobbisukses Says:

    wah… masalah ranjang nih.. :)
    hal yang harus diketahui oleh laki-laki..

    salam kenal pak

  2. abu sayyeb Says:

    Aslm. ana mahasiswa umur ana skrang dah 21 thn, tapi yang ana mau tanyakan: “bla bla bla….”, apakah ini normal untuk seumuran ana atw ada penyaki klw ada apa obatx ???

  3. abu hanah Says:

    silakan berkonsultansi langsung dengan dr. Insan Agung Nugroho melalui blog pribadi beliau di http://www.pitutur.net atau di http://www.habbatsonline.com
    karena saya bukan dokter :D

Leave a Comment

RSS