Ajari Anak Kita dengan Adab-adab Islami (1)
Written by abu hanah on 12 January 2010 – 4:38 pm -Setiap muslim harus berusaha membiasakan anak-anaknya mengamalkan adab-adab Islami sejak dini. Diantaranya adab ketika bertemu, adab makan dan minum, adab ketika bersin dan menguap, serta adab tidur yang sesuai sunnah. Bila sejak kecil anak-anak telah dibiasakan dengan adab-adab Islami, Insyaallah itu akan membekas dalam dirinya dan kebiasaan itu akan dibawa hingga dewasa.
Adab Ketika Bertemu
Ajarilah anak untuk mengucapkan salam saat bertemu dengan teman atau saudaranya sesama muslim, juga ketika masuk rumah atau bertamu (ed-yakni dengan ucapan Assalamu’alaikum). Menyebarkan salam, selain mendatangkan pahala yang besar di sisi Allah, juga menumbuhkan rasa cinta dan kasih sayang. Rasulullah bersabda: “Maukah kutunjukkan suatu perkara yang jika kalian mengerjakannya akan saling mencintai? Yaitu sebarkanlah salam di antara kalian. “ (Riwayat Muslim).
Tags: adab bertemu, adab makan, Adab-adab Islami, doa makan, Mengajari anak adab islami, salam islami
Posted in Pendidikan Anak | No Comments »
Larangan Keluar Rumah bagi Para Wanita dengan Memakai Parfum
Written by abu hanah on 12 January 2010 – 3:33 pm -Di zaman ini fenomena para wanita keluar dari rumahnya dengan menggunakan wewangian yang harumnya menjelajahi segala ruang, jamak ditemui di mana-mana. Dengan bangganya para wanita tersebut berjalan di antara para lelaki agar mereka mencium keharuman yang menyebar dari tubuhnya. Hal yang demikian akan menjadikan laki-laki tergoda kepadanya karena umpan wewangian yang menghampirinya. Lalu bagaimanakah petunjuk Islam akan permasalahan tersebut?
Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam amat keras memperingatkan umatnya terhadap masalah ini. Berikut ini beberapa hadist yang sah yang terkait dengan permasalahan tersebut:
Tags: hukum wanita memakai parfum, larangan bagi wanita, wanita wangi
Posted in Kajian Islam | No Comments »
Sihir (Guna-guna) Pemikat Cinta
Written by abu hanah on 7 December 2009 – 12:45 am -Di antara buah ketidaksabaran, ketiadaan rasa syukur, dan kejahilan terhadap agama adalah perilaku syirik. Adapun salah satu bentuk kesyirikan yang menyangkut hubungan antara laki dan wanita adalah sihir (guna-guna) pemikat cinta, atau yang populer di negeri kita dengan sebutan pelet. Ketika terjadi perselisihan di antara suami istri, perilaku buruk istri yang hendak meletakkan suami di bawah kakinya, atau perasaan istri bahwa suaminya hendak menikah dengan wanita lain, maka ada di antara wanita-wanita tersebut yang tidak sabar dan mengambil jalan pintas dengan datang ke dukun atau tukang sihir agar dibuatkan sihir bagi mereka untuk menarik cinta suaminya. Nabi pernah bersabda: “Sesungguhnya ruqyah (jampi-jampi), tamimah (penangkal), dan tiwalah (guna-guna/pelet) adalah perbuatan syirik.” [1]
Tags: pelet, ruqyah, Sihir (Guna-guna) Pemikat Cinta, sihir islami
Posted in Keluarga Samara | 1 Comment »
Ketika Istri Durhaka (Nusyuz) Kepada Suami
Written by abu hanah on 29 November 2009 – 8:07 am -Kadangkala dalam sebuah rumah tangga seorang istri bertindak nusyuz (durhaka/membangkang) kepada suami. Lalu bagaimana seharusnya seorang suami menghadapinya? Penjelasan berikut barangkali dapat membantu kita bersikap bijak dalam kondisi tersebut.
Pertanyaan:
- Saya mempunyai seorang istri yang sering bicara kasar kepada suami, kadang membantah, kadang tidak patuh. Saya nasihati di dengan pendekatan agama, tetapi seolah-olah menyepelekan. Mohon nasihat dan solusi. 0852xxxxxxx
- Saya mohon saran, apa yang harus saya lakukan menghadapi istri yang sering membuat kesal. Jika ditegur dengan baik pada masalah yang kita anggap kurang benar, ia tidak mau menerimanya, tetapi justru menjadi marah. 0813xxxxx
Tags: istri bertindak nusyuz (durhaka/membangkang) kepada suami, memukul istri, menceraikan istri, nasihat kepada istri, pisah ranjang
Posted in Keluarga Samara | 1 Comment »
Di Penghujung Bulan
Written by abu hanah on 22 November 2009 – 6:28 am -Ketika bulan hampir berganti, banyak di antara kita yang bekerja dengan penghasilan yang pas-pasan, merasakan betapa sempitnya penghidupan di penghujung bulan. Uang yang masih tersisa harus diirit sedemikan rupa agar bisa cukup sampai waktu gajian di awal bulan. Tak terkecuali urusan dapur juga terkena imbasnya. Di hari-hari terakhir, asap tak lagi membumbung keluar dari dapur. Gundah, resah, gelisah. Demikianlah rasa hati demi memikirkan kebutuhan anak istri di saat rezeki belum menyapa.
Di saat-saat demikian dengan menengok kehidupan Rasulullah dan keluarganya akan bisa menjadi obat pelipur hati. Siapa yang tidak kenal dengan beliau. Beliaulah manusia yang di hari kiamat kelak akan diberikan Maqaman Mahmudan yang tidak diberikan kepada nabi-nabi lainnya. Pemilik syafaat terbesar yang diajukan agar Allah segera mengadili manusia yang telah berdiri menunggu sekian lama di padang Mashsyar. Manusia pertama yang memasuki surga. Dengan segala kemuliaan yang demikian ternyata kehidupan beliau di dunia sangat sederhana.
Tags: akhir bulan, kesederhanaan nabi, manajemen dapur
Posted in Selingan | No Comments »
Antara Dapur Kita dan Dapur Nabi
Written by abu hanah on 13 November 2009 – 2:27 am -
Berapa banyak piring dan mangkuk terhidang di meja makan kita hari ini? Rasa-rasanya pada zaman ini, minimal sebakul nasi, semangkuk sayur dan sepiring lauk hampir dapat dipastikan selalu tersedia di rumah-rumah keluarga muslim. Belum lagi dengan senampan buah hidangan pencuci mulut. Bahkan pada saat-saat tertentu, makanan dan minuman tersedia melimpah ruah. Dan tak jarang, karena terlalu bersemangatnya kita dalam menikmati makanan hingga sakit perut karena kekenyangan. Padahal dikatakan bahwa kekenyangan menjadi penyebab kebodohan, suka tidur, hilangnya kecerdasan dan menimbulkan ketidaktaatan.
Walaupun telah diberikan nikmat dengan makanan berlimpah, seringkali masih terucap dari lisan bahwa rizki yang diperoleh masih kurang, keluh kesah tentang kesukaran dalam penghidupan, dan ungkapan-ungkapan lain penanda jiwa yang kurang bersyukur. Patutkah kita berlaku seperti itu?
Tags: akibat banyak makan, dapur kita, dapur nabi, keluarga Muhammad tidak pernah kenyang
Posted in Selingan | 2 Comments »
Mendoakan Anak ketika Masih dalam Sulbi Ayah
Written by abu hanah on 3 November 2009 – 5:08 pm -
Pendidikan anak di dalam Islam bahkan telah dimulai semenjak jauh hari sebelum mereka dilahirkan. Sunnah nabawiyah yang mulia telah mengajarkan kita untuk berdoa terhadap kebaikan mereka ketika mereka masih berada di dalam sulbi ayah-ayah mereka.
Ketika kaum musyrikin penduduk Thaif menolak mentah-mentah da’wah Nabi yang menyeru mereka masuk Islam, mengintimidasi beliau, serta melempari beliau dengan batu, malaikat penjaga bukit menawarkan kepada beliau untuk menutupkan dua buah bukit di Makah kepada mereka. Menanggapi tawaran itu, Nabi yang welas asih dan penuh kasih sayang itu mengatakan:
Saya berharap semoga Allah mengeluarkan dari sulbi mereka orang (anak) yang menyembah kepada Allah semata dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu apapun. (HR. Bukhari: 2992, dan Muslim: 3352)
Tags: doa sebelum jima', Pendidikan Anak, pendidikan anak di dalam islam
Posted in Pendidikan Anak | No Comments »
