<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Rembug Pasutri: Menggapai Keluarga Samara &#187; doa bangun tidur</title>
	<atom:link href="http://abiyar.com/tag/doa-bangun-tidur/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://abiyar.com</link>
	<description>Rembug Pasutri: Menggapai Keluarga Sakinah Mawaddah wa Rahmah</description>
	<lastBuildDate>Sat, 27 Feb 2010 10:27:41 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Ajari Anak Kita dengan Adab-adab Islami (2)</title>
		<link>http://abiyar.com/ajari-anak-kita-dengan-adab-adab-islami-2/</link>
		<comments>http://abiyar.com/ajari-anak-kita-dengan-adab-adab-islami-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 16 Jan 2010 16:57:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abu hanah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pendidikan Anak]]></category>
		<category><![CDATA[adab ketika bersin]]></category>
		<category><![CDATA[adab ketika menguap]]></category>
		<category><![CDATA[adab tidur]]></category>
		<category><![CDATA[Adab-adab Islami]]></category>
		<category><![CDATA[doa bangun tidur]]></category>
		<category><![CDATA[doa ketika bersin]]></category>
		<category><![CDATA[doa sebelum tidur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abiyar.com/?p=191</guid>
		<description><![CDATA[Adab ketika Bersin
Rasulullah bersabda, “Bila salah seorang dari kalian bersin, maka ucapkanlah alhamdulillah, kemudian yang mendengarnya hendaknya mengucapkan yarhamukallah (semoga Allah merahmatimu). Bila dia mengucapkan yarhamukallah, ucapkanlah yahdikumullahu wayushlihu baalakum (semoga Allah menunjuki dan meluruskan keadaanmu). (Riwayat Bukhari).
Ajarilah anak bagaimana adab bersin sebagaimana telah dituntunkan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam. Perintahkan kepada meraka untuk mengucapkan alhamdulillah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Adab ketika Bersin</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Rasulullah bersabda, <em>“Bila salah seorang dari kalian bersin, maka ucapkanlah alhamdulillah, kemudian yang mendengarnya hendaknya mengucapkan yarhamukallah (semoga Allah merahmatimu). Bila dia mengucapkan yarhamukallah, ucapkanlah yahdikumullahu wayushlihu baalakum (semoga Allah menunjuki dan meluruskan keadaanmu). </em>(Riwayat Bukhari).</p>
<p style="text-align: justify;">Ajarilah anak bagaimana adab bersin sebagaimana telah dituntunkan Rasulullah <em>shalallahu ‘alaihi wasallam</em>. Perintahkan kepada meraka untuk mengucapkan <em>alhamdulillah</em> jika bersin. Dan bila dia mendengar orang yang mengucapkan hamdallah ketika bersin, maka ajarkan untuk mendoakan orang tersebut dengan doa <em>yarhamukallah. </em>Ajarkan pula untuk tidak mengucapakan doa tersebut  kepada orang yang tidak mengucapakan hamdallah ketika bersin, karena Rasulullah bersabda, <em>“Jika salah seorang dari kalian bersin lalu memuji Allah, maka doakanlah. Tetapi jika dia tidak memuji Allah, maka jangan kamu doakan.” </em>(Riwayat Muslim).</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-191"></span></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Adab saat Menguap</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Jika anak menguap, ajarkanlah padanya untuk menutup mulutnya. Rasulullah <em>shalallahu ‘alaihi wasallam </em>bersabda, <em>“Sungguh Allah mencintai orang yang bersin dan membenci orang yang menguap. Bila salah seorang bersin alau memuji Allah, maka wajib bagi seotiap orang yang mendengarnya untuk mengucapkan yarhamukallah. Adapun menguap sesungguhnya dari setan. Bila salah seorang di antara kalian menguap, hendaklah ia tahan semampunya. Sesungguhnya setan tertawa melihat orang yang menguap.” </em>(Riwayat Bukhari).</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong>Adab Tidur</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Ajarkan pada anak untuk berwudhu dan berdoa sebelum tidur. Adapun doa sebelum tidur yaitu: <em>Bismika allahuma amuutu wa ahyaa</em> yang artinya<em>: “Dengan nama Allah aku mati dan hidup. </em>Selanjutnya, biasakan agar anak suka tidur dengan berbaring pada sisi kanan, karena begitulah yang dianjurkan Rasulullah <em>shalallahu ‘alaihi wasallam. </em>Lebih baik lagi bila sebelum tidur anak dibiasakan untuk berdzikir, misalnya dengan membaca ayat kursi atau surat Al-Ikhlash, An-Naas, dan Al-Falaq masing-masing tiga kali untuk membentengi diri dari godaan setan saat tidur.</p>
<p style="text-align: justify;">Biasakan anak agar tidak tidur terlalu malam, sehingga bisa bangun pagi dan tidak terlambat shalat subuh. Ketika bangun tidur, ajarkan anak untuk membaca doa: <em>Alhamdulillahilladzii ahyaanaa ba’damaa amaatanaa wa ilaihinnusyuur </em>yang artinya,<em> “Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami kembali setelah sebelumnya mematikan kami dan hanya kepada-Nyalah kami akan dibangkitkan.”</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em><br />
</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em> </em></p>
<p style="text-align: justify;">Ditulis ulang dari Majalah Nikah Vol. 5 No. 9 Desember 2006</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abiyar.com/ajari-anak-kita-dengan-adab-adab-islami-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
