Posts Tagged ‘jalan terbaik’
Haruskah Kita Bercerai Sayang?
Written by abu hanah on 26 October 2009 – 10:45 am -
Ketika sebuah bahtera mengarungi lautan, kadangkala menemui ombak yang mengalun lembut, namun tak jarang pula justru ombak yangbergulung-gulung yang datang menghampiri. Dan ketika kemudian bahtera hampir tenggelam, nahkoda pun memerintahkan untuk menurunkan perahu penyelamat, meninggalkan bahtera tersebut. Demikian pula dengan bahtera rumah tangga. Dengan bermacam alasan, kadangkala suami, sang nahkoda, menitahkan sebuah kalimat pemutus: CERAI. Sebuah kalimat yang mampu memutuskan ikatan yang kokoh, yang mengharamkan kembali apa yang sebelumnya telah dihalalkan, yang menghancurkan mimpi untuk merengkuh kebahagiaan dalam bahtera rumah tangga. Lalu bagaimanakah sebaiknya dalam menyikapi perceraian?
Sikap Proporsional
Islam adalah agama moderat (pertengahan/wasath). Ajarannya yang mulia pun bersifat moderat, tidak ekstrim. Termasuk dalam memandang sebuah perceraian. Sebagian agama menutup rapat pintu perceraian, memandangnya sebagai sesuatu yang haram, sementara sebagian manusia tidak memasang penghalang pintu cerai, begitu gampang melakukan perceraian. Kapan ingin cerai, terjadilah perceraian.
Walaupun Islam sendiri sebenarnya membenci sebuah perceraian, namun tidak mengharamkannya secara mutlak. Dikatakan oleh sebagian ulama, bahwa ada perkataan hikmah yang menggambarkan cerai sebagai sesuatu yang halal tapi dibenci oleh Allah. Kebencian Islam tehadap cerai bukan dengan menutup dan mengunci pintu cerai rapat-rapat. Dalam kondisi tertentu cerai bisa menjadi alternatif pilihan, alternatif cadangan, alternatif terbaik, bahkan terkadang menjadi satu-satunya alternatif.
Tags: jalan terakhir, jalan terbaik, konflik rumah tangga, perceraian, perceraian suami istri, permasalahan keluarga
Posted in Kajian Islam, Keluarga Samara | No Comments »
