Tips Menjaga Kesehatan sesuai Sunnah
Written by abu hanah on 27 February 2010 – 10:27 am -Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam, beliau telah menjelaskan segala perkara tentang agama ini dengan jelas dan terang, sebagaimana jelasnya malam seperti siangnya. Segala aspek kehidupan telah beliau shalallahu ‘alaihi wasallam terangkan, bahkan sampai masalah buang air. Maka, petunjuk siapakah yang lebih baik dari petunjuk beliau shalallahu ‘alaihi wasallam. Tak terkecuali dalam masalah kesehatan. Dalam sebuah hadist yang diriwayatkan dari sahabat al-Miqdam bin Ma’dikarib, beliau telah menjelaskan kunci utama hidup sehat yang layak kita jadikan pegangan. Berikut nasihat beliau shalallahu ‘alaihi wasallam.
وعن أَبي كريمة المقدام بن معد يكرِبَ قَالَ : سَمِعْتُ رسولَ الله ، يقول : « مَا مَلأَ آدَمِيٌّ وِعَاء شَرّاً مِنْ بَطْنٍ ، بِحَسْبِ ابنِ آدَمَ أُكُلاَتٌ يُقِمْنَ صُلْبَهُ ، فإنْ كانَ لا مَحالةَ فثُلُثٌ لِطَعَامِهِ ، وَثُلُثٌ لِشَرابِهِ ، وَثُلُثٌ لِنَفَسه » . رواه الترمذي ، وقال : ( حَدِيثٌ حَسَنٌ )
Dari Abu Karimah al-Miqdam bin Ma’dikarib berkata, Aku pernah mendengar Rasulullah bersabda: “Tidaklah seorang anak Adam mengisi bejana yang lebih berbahaya daripada mengisi perut. Cukuplah bagi anak Adam beberapa suap makanan yang dapat menegakkan tulang punggungnya. Jika tidak bisa tidak harus melakukannya, maka hendaklah sepertiga darinya dipergunakan untuk makanan, sepertiga lagi untuk minuman, dan sepertiga lainnya untuk nafasnya” (Diriwayatkan oleh At-Tirmidzi dan dia mengatakan: hadist hasan)
Syakih Salim bin ‘Ied al-Hilali menyatakan hadist ini sebagai hadist shahih sebagaimana telah beliau jelaskan dalam kitab Iiqaazhul Himam al-Muntaqaa min Jaami’il Ulum (611-612). Selanjutnya Syakih Salim menjelaskan beberapa faidah dari hadist tersebut, yakni:
- Hadist ini merupakan prinsip utama yang mencakup seluruh prinsip-prinsip utama kedokteran. Seorang dokter, Ibnu Masawaih pernah mengatakan: “Jika umat manusia menerapkan kalimat-kalimat tersebut, niscaya mereka akan selamat dari berbagai macam penyakit, dan seluruh rumah sakit serta apotik tidak akan lagi beraktivitas.” Seorang dokter berkebangsaan Arab, al-Harits bin Kildah mengemukakan: “Perut itu tempat penyakit dan pencegahan merupakan pangkal pengobatan.”
- Disunahkan untuk tidak banyak makan dan cukup dengan sedikit makanan saja.
- Yang terbaik dilakukan oleh seorang mukmin adalah mengisi sepertiga perutnya dengan makanan, sepertiga lagi dengan minuman, dan sepertiga lainnya untuk nafas.
- Banyak makan dapat meyebabkan kebodohan, merusak kesehatan, dan cepat mengantuk. Sedangkan sedikit makan dapat melembutkan hati, memperkuat hafalan, melapangkan jiwa, menahan hawa nafsu, dan mengendalikan emosi.
Maka layaklah hadist di atas menjadi pegangan hidup bagi kita. Dan keberuntungan bagi yang mengikuti petunjuk beliau shalallahu ‘alaihi wasallam.
Sumber: Syarah Riyadush Shalihin oleh Syakih Salim bin ‘Ied al-Hilali hadist ke-516
Tags: akibat kebanyakan makan, hidup sehat ala nabi, kunci utama hidup sehat, Tips Menjaga kesehatan, Tips Menjaga Kesehatan sesuai Sunnah
Posted in Kajian Islam, Kesehatan Keluarga | 1 Comment »

April 30th, 2010 at 2:11 pm
Menarik banget, tapi saya sulit sekali dalam menjalankannya